Pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan harus diimbangi dengan kualitas lingkungan hidup. Sektor jasa keuangan berperan penting dalam pembangunan berkelanjutan melalui kontribusi pembiayaan, yang juga berfungsi mencegah praktik pendanaan yang berpotensi merusak lingkungan atau meningkatkan kesenjangan sosial.
Sejalan dengan hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Keuangan Berkelanjutan dengan menetapkan sektor prioritas—termasuk industri, energi, pertanian, infrastruktur, dan UMKM—untuk ditingkatkan porsi pendanaannya. Keuangan berkelanjutan tidak hanya baik bagi lingkungan, tetapi juga baik bagi pihak yang sukses menerapkannya.
PT Indodana Multi Finance menyadari perannya mendukung program Pemerintah dan berkomitmen pada pengelolaan keuangan berkelanjutan dengan mengedepankan penerapan prinsip triple bottom line (People, Profit, dan Planet). Hal ini bertujuan menyelaraskan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup dalam kegiatan usahanya. Perseroan secara penuh dan konsisten mendukung implementasi Keuangan Berkelanjutan yang diinisiasi OJK. Perusahaan menerapkan prinsip berkelanjutan untuk menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan ekologis dalam kebijakan dan keputusan bisnis, guna mencapai stabilitas sistem keuangan dan sukses bisnis jangka panjang, sekaligus berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan.
Membantu masyarakat Indonesia untuk meningkatkan taraf hidup dengan memberikan akses terhadap produk keuangan.
Menggunakan teknologi untuk membantu Indonesia mencapai inklusi keuangan dengan memberikan akses produk keuangan kepada masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh industri perbankan tradisional.
Strategi keberlanjutan dijalankan melalui program internal dan eksternal yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Implementasi RAKB tahun 2025 difokuskan pada lima program prioritas berikut:
| NO | KEGIATAN |
| PILAR EKONOMI | |
|
KINERJA EKONOMI
Dalam tiga tahun terakhir, Perseroan menunjukkan pertumbuhan keuangan signifikan. Total aset naik dari Rp711 miliar (2023) menjadi Rp1,49 triliun (2024), lalu meningkat menjadi Rp2,83 triliun (2025, Audited), dan terkait pembiayaan berkelanjutan, Perseroan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp765 miliar ke sektor usaha Mikro/UMKM/UKM, setara 98,99% dari total piutang pembiayaan produktif. |
|
| Kegiatan Literasi dan Inklusi | |
| Literasi | Inklusi |
|
|
|
|
| E | Environmental (Lingkungan) |
|
|
||
| S | Social (Sosial) |
|
|
||
| G | Governance (Tata Kelola) |
|
|
||
Dengan komitmen pada kegiatan berkelanjutan, PT Indodana Multi Finance bertekad untuk terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, demi menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.